Permainan Anak

baby-and-doll-871294933047wfBJangan menganggap remeh permainan anak yang biasa dilakukan setiap hari, demikian diungkapkan oleh salah seorang pakar tumbuh-kembang anak. Masih menurut sumber yang sama dikatakan juga bahwa melalui permainan, sebenarnya proses tumbuh-kembang anak akan semakin optimal, termasuk diantaranya perkembangan secara fisik dan psikologisnya asalkan disesuaikan dengan umur dan jenis kelamin anak. Begitu pentingnya aktifitas permainan anak yang dilakukan ini, maka ada baiknya jika orangtua bisa memilah dan memilih jenis permainan yang tepat bagi anak. Apa saja kiat dan tips memilih permainan anak yang tepat dan mendukung proses tumbuh-kembang anak?

 

Kiat dan tips

Berikut beberapa kiat dan tips memilih jenis permainan anak yang tepat untuk mendukung proses tumbuh-kembangnya sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Beda gender. Menurut salah seorang pakar psikolog anak, dikatakan bahwa permainan yang dilakukan anak seharusnya tetap memperhatikan perbedaan gender. Hal ini dimaksudkan untuk mengajarkan pada anak tentang status dan kedudukannya kelak dalam suatu strata sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, pilih jenis permainan yang cocok dimainkan untuk wanita saja atau lelaki saja.
  • Kognitif. Selain permainan beda gender, pilih juga jenis permainan anak yang dapat merangsang tumbuh-kembang kognitif anak, termasuk diantaranya kemampuan dalam berhitung, pemecahan masalah, keterampilan serta kemampuan dalam mengingat dan melatih kemandirian anak.
  • Motorik. Pada dasarnya, permainan tradisional anak yang dilakukan memang bermanfaat untuk melatih dan mengembangkan kemampuan motorik anak, terutama motorik kasarnya, seperti lari ataupun lompat. Namun demikian, pada saat sekarang, anak lebih cenderung tertarik untuk melakukan permainan ala modern yang mengandalkan teknologi atau gadget, misalnya game online, sehingga ada baiknya jika orangtua mendorong anak untuk memilih permainan dengan aktifitas fisik sekaligus berolahraga.
  • Kecerdasan. Sesekali tidak ada salahnya mengajak anak bermain menyusun puzzle, balok, bentuk-bentuk atau permainan lain yang melatih kemampuan kecerdasan intelegensinya apabila ternyata anak bosan melakukan permainan yang mengandalkan aktifitas fisik.

Demikianlah beberapa kiat dan tips memilih jenis permainan anak yang tepat untuk mendukung proses tumbuh-kembang secara optimal. Ada baiknya jika orangtua juga melakukan pengawasan, karena siapa tahu jenis permainan yang dilakukan justru berpotensi membahayakan kesehatan ataupun keselamatan jiwa anak. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

 photo banner3_zpsdb8a162d.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>